Connect with us

Berita Patroli

Berita Nasional

Dengan Didampingi Petugas Dinas Paternakan, Wabup Mujib Imron Sidak Ke Beberapa Peternak Sapi

PASURUAN, BERITA PATROLI – Dengan didampingi beberapa petugas dinas peternakan kab Pasuruan, Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah peternakan sapi milik warga di Kecamatan Purwodadi dan Tutur.

Dari pantauan di lapangan, Gus Mujib mengawali sidaknya ke salah satu peternakan sapi perah milik warga di Dusun Kejoren, Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi.
Di sana, total ada lebih dari 1100 ekor sapi perah yang dimiliki warga. Namun untuk di Kecamatan Purwodadi secara keseluruhan, total ada 992 ekor sapi yang dinyatakan sakit, 193 ekor diantaranya sudah sembuh, 35 ekor mati, 2 ekor dipotong paksa dan 19 ekor dijual paksa.

Tak hanya itu saja, Kecamatan Purwodadi menjadi wilayah kedua di Kabupaten Pasuruan dengan jumlah kasus positif PMK paling tinggi setelah Kecamatan Prigen.  Dengan fakta tersebut, Gus Mujib menegaskan dua wilayah ini menjadi prioritas pendistribusian vaksin ternak paling banyak bila dibandingkan dengan wilayah yang lain.

“Kita distribusikan vaksin ternak ini ke 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Namun ada beberapa wilayah yang kasusnya tinggi jelas jadi prioritas seperti Prigen, Purwodadi, Tutur, Lumbang, Lekok, Grati dan Purwosari,” katanya.

Total sebanyak 88 ribu vaksin ternak yang mulai dibagikan hari ini. Sedangkan sebelumnya ada 1000 dosis vaksin yang dibawa oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani saat berkunjung ke Koperasi Setia Kawan Nongkojajar, beberapa waktu lalu.

Dengan dibagikannya vaksin ternak, Gus Mujib berharap penularan PMK semakin bisa ditekan. Untuk itu, sembari menunggu datangnya vaksin berikutnya, Gus Mujib meminta kepada semua peternak sapi, kambing dan ternak lainnya untuk cepat melapor apabila mengetahui ternaknya sakit dengan gejala PMK.

Apabila cepat melapor, petugas akan sigap untuk menuju lokasi guna mengobati sekaligus mengisolir sapi-sapi lain dan melakukan penyemprotan desinfektan di sekitar kandang.

“Yang penting cepat melapor. Biar tidak terlambat, karena ini ikhtiyar kita bersama. Sapi yang sehat kita vaksin, dan yang sakit kita obati sampai sembuh,” harapnya. ( muin/endang/hudi/tim )

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Nasional

To Top