Berita Nasional
Sedotan Sewu Ilegal Di Oro Oro Ombo APH Tidak Berani Menindak,ADA APA…?????
Kediri Berita Patroli – Paska diberitakan beberapa waktu yang lalu, kegiatan eksploitasi pasir dengan menggunakan mesin penyedot (Diesel) berkapasitas besar kembali marak di dusun Karang Desa Oro Oro Ombo kec Kandangan Kabupaten Kediri.
Informasi yang didapatkan media ini dilapangan, ada lima mesin diesel dengan kapasitas besar melakukan aktifitasnya untuk mengisi pasir di dump truk yang sudah antri sejak pagi hari. Kegiatan galian pasir ilegal ini disinyalir sudah berlangsung lama, sejak diberitakan di media sosial beberapa pekan yang lalu.
Dari informasi warga yang sempat ditemui di lokasi tambang bahwa pemilik lima mesin sedotan adalah Sukadi warga Payak Kab Jombang. Saat media ini ingin menemuinya pihak pegawai tambang mengatakan,” bos e gak ada mas, lagi keluar,” ucapnya.
Kegiatan tambang pasir ilegal dengan menggunakan mesien diesel berkapasitas besar menimbulkan suara kebisingan yang besar, akibatnya warga sekitar geram. Selain kebisingan yang ditimbulkan, akibat ekaploitasi pasir dengan mesin diesel juga menambah suram penanganan dari pihak APH akan kerusakan alam yang di sebabkan oleh pertambangan ilegal.
Sementara Kanit Pidsus Polres Kediri Iptu Indro saat dikonfirmasi terkait tambang pasir ilegal menggunakan mesin sedot diesel mengatakan, belum ada laporan tentang itu, coba nanti kita lihat. “Terima kasih informasinya, akan saya terjunkan tim ke lokasi,” ucapnya. Selasa (31/8).
Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono S.I.K, terima kasih mas infonya dan saya akan koordinasikan dengan Kasat Reskrim. “Akan saya cek dan saya akan tindak tegas apabila ada keterlibatan anggota saya dilapangan” Tutur AKBP Lukman Cahyono.
Sampai berita ini diturunkan, pemilik tambang pasir sedotan Sukadi belum bisa dihubungi. Dengan adanya sedotan ini dampaknya luar biasa bagi kerusakan lingkungan disekitar bantaran sungai Kunto, dan diperlukan tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum setempat.(gs)















You must be logged in to post a comment Login