Connect with us

Berita Patroli

Berita Nasional

Sesuai Permenkes GTPP Tangani Covid 19

Berita Patroli Kediri – Penanganan Covid-19 di Kota Kediri mengacu pada Permenkes Revisi 5 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, mulai dari 3T (treatment, tracing, dan test).

Dijelaskan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, Fauzan Adima, sesuai Permenkes Revisi 5 penanganan dari hulu ke hilir. Untuk hulunya gejala ringan atau OTG dirawat/isolasi di RS. Kilisuci.Selalu diadakan sosialisasi dan pengasapan disinfektan baik di tempat – tempat umum, jalan raya meliputi jalan dhoho dan jalan diponegoro, termasuk terminal, stasiun dan juga pasar.

“Jadi yang hilirnya, yang bergejala kita rawat di 3 (tiga) Rumah Sakit Rujukan Covid-19, yaitu RSUD Gambiran 2, RS. Bhayangkara, RS. Muhammadiyah,” jelas Fauzan, Kamis (22/10).

Ditambahkan Fauzan Adima, untuk bantuan dari Pemprov Jatim bidang kesehatan mulai dari APD (alat pelindung diri), alat untuk swab, dan ventilator sudah kami terima, dan semua bantuan itu tersebar di seluruh puskesmas dan 3 Rumah Sakit rujukan covid-19. Pasar pahing kemarin sempat ditutup satu blok karena ada pedagang yang positif.

“Karena positif untuk menghindari penularan lebih jauh, lalu kita tutup dulu. Selanjutnya kita semprot pasarnya, supaya virus yang ada bisa mati dan bisa dibuka lagi,” terang Jubir GTPP.

Data terakhir secara kumulatif pasien covid-19 yang ada di Kota Kediri 227. Yang sudah sembuh 182, meninggal 12, sisanya dalam perawatan.

Fauzan mengatakan hingga kini warga yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 terus dipantau kesehatannya oleh tim medis. Diharapkan, warga tersebut juga mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, sehingga tetap sehat.

“Untuk kesehatan masih dipantau oleh puskemas setempat, harapannya masyarakat lebih disiplin 3M, supaya pandemi covid 19 segera berakhir,” pungkas Fauzan.(wan/ndre)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Nasional

To Top