BREAKING NEWS
Penyaluran BLT Dana Desa di Kabupaten Trenggalek Tuai Apresiasi Gubernur Jawa Timur
Berita Patroli, Trenggalek – Sebelum tanggal 15 Mei 2020 kabupaten Trenggalek capai realisasi hampir 100% penyaluran BLT Dana Desa dan hal itu menuai apresiasi Gubernur Jawa Timur.
Pencairan bantuan sosial Pemerintah pada masa pandemi corona di Kabupaten Trenggalek hampir mencapai angka 100% yang saat ini sudah tersalur di 147 desa dari jumlah total 152 desa. Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam merespon dan menanggulangi dampak sosial ekonomi akibat pandemi ini turut mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur saat mengikuti penyaluran BLT Dana Desa melalui video confrence di Desa Ngrambingan Kecamatan Panggul, Rabu (13/5). “Kami ingin menyampaikan terimakasih Pak Bupati Trenggalek realisasi BLT Dana Desanya sudah sangat maksimal,” ungkap Gubernur Jatim.
Gubernur Khofifah turut menambahkan jika dimungkinkan telah mencapai 100% sebelum target pada tanggal 15 Mei 2020, Gubernur menginginkan untuk kembali melakukan videoconfrence serupa saat seluruh desa di Trenggalek telah mencairkan BLT Dana Desanya.
“Ini akan menjadi rekor kalau sebelum tanggal 15 sudah 100% pencairan BLT Dana Desa Trenggalek ini luar biasa. Ini akan menjadi contoh yang baik tidak hanya untuk Jawa Timur tapi pencairan Dana Desa se Indonesia yang sudah,” imbuhnya.
Menanggapi hal ini Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengaku penyaluran BLT Dana Desa di Ngrambingan begitu istimewa karena disaksikan langsung melalui teleconfrence oleh Gubernur Jawa Timur. Sedikitnya ada 66 KK yang menjadi penerima manfaat BLT DD di Desa yang berlokasi di Kecamatan Panggul ini.
“Bu Khofifah berikan kami target sebelum tanggal 15 sudah 100% maka ibu Khofifah menyatakan bahwa Trenggalek bisa jadi salah satu percontohan karena yang paling cepat dalam menyalurkan BLT dana desanya dan ini merupakan prestasi bagi seluruh kepala desa di Kabupaten Trenggalek,” tutur Bupati Nur Arifin saat dikonfirmasi.
“Artinya di kabupaten Trenggalek hanya kurang 5 desa yang belum menyalurkan BLT dana desa nya,” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini Bupati turut melaporkan bagaimana proses dan mekanisme penyaluran bantuan sosial Pemerintah di Kabupaten Trenggalek. Seluruh desa ditargetkan menuntaskan penyaluran dana desanya sebelum tanggal 15 Mei 2020 sehingga masyarakat terdampak bisa segera terbantu dari bantuan ini.
“Jadi Kepala Desa dan perangkat diKabupaten Trenggalek benar-benar bekerja memperjuangkan untuk membantu masyarakat yang sedang kesulitan di masa pandemi corona ini,” jelasnya.
Selainitu Bupati muda ini turut melaporkan bahwa seluruh data penerima bantuan sudah melalui proses musyawarah desa, sehingga melalui musyawarah seperti ini Pemerintah Desa benar-benar selektif dan berhati-hati agar bantuan dipastikan tepat sasaran.Lebih lanjut Bupati melaporkan kepada Gubernur bahwa masyarakat Trenggalek bisa secara mandiri mengecek siapa saja penerima bantuan pada laman resmi corona Trenggalek corona.trenggalekkab.go.id. Sehingga jika terdapat ketidaksesuaian data dengan kategori dan kondisi penerima di lapangan, masyarakat bisa langsung melaporkan di kantor desa setempat agar bisa segera ditindaklanjuti.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga menyediakan beberapa kanal laporan aduan meliputi SMS 1708 dan Whatsapp LAPOR di nomor 082233343800. Sehingga jika menemukan ketidaksesuaian data maka masyarakat bisa teredukasi untuk tidak sedikit-sedikit memviralkan di media sosial, namun dikonfirmasi terlebih dahulu lewat kanal resmi yang tersedia. @tim/nois
