Berita Nasional
KEMENANGAN KADES SIDEM KECAMATAN GONDANG KABUPATEN TULUNGAGUNG, PATUT DIPERTANYAKAN…..!!!
Berita Patroli Tulung Agung – Baru saja euforia pemilihan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Tulung Agung yang dilaksanakan secara serentak di 14 Desa telah berakhir, kemenangan dan kekalahan sudah menjadi konsekwensi para calon kades, namun kemenangan salah satu Kades ( Kepala Desa) di salah satu Desa di Kabupaten Tulungagung patut dipertanyakan..???
Pasalnya dari ke empat Calon Kepala Desa ada satu calon yang diduga tidak memenuhi kelayakan persyaratan dalam administrasi, sebut saja calon Kepala Desa Sidem Kecamatan Gondang yang bernama Guritno yang saat ini menjadi Kepala Desa ( Kades ) terpilih, sangat disayangkan terpilihnya Guritno sebagai Kades menjadikan polemik di masyarakat, pasalnya dugaan permainan dengan pihak pihak tertentu demi memuluskan dirinya dalam pencalonan Kades.
Bagai gayung bersambut, Sangat disayangkan independensi Panitia Penyelenggara PilKades Desa Sidem dirasa sangatlah kurang. Saat investigasi wartawan koran ini dilapangan, mendapati beberapa informasi yang mana waktu penyerahan berkas terkahir pada tanggal 23 Agustus 2021 pukul 16.00 wib, calon Kades Guritno hanya menyerahkan bukti foto copy surat keterangan Kejar Paket B atau setara dengan SMP Sederajat serta persyaratan lainnya, bukan bukti foto copy ijazah sesuai syarat dalam ketentuan yang berlaku di pendaftaran.
” Yang menjadikan kejanggalan, saat penyerahan persyaratan admintrasi pada periode gelombang 1 sebenarnya sudah ditutup pada tanggal 23 Agustus 2021 pukul 16.00 wib, namun Calon Kades Guritno dalam tempo sekitar 3 hari setelah tanggal penutupan, menyerahkan foto copy Ijazah Kejar Paket B, dan oleh pihak Panitia Penyelenggara Desa persyaratan tersebut tetap diterima, seharusnya sesuai dengan aturan yang berlaku dan telah disepakati bersama para Calon Kades penyerahan persyaratan administrasi kelengkapan Calon Kades SUDAH DITUTUP,, ADA APAKAH DENGAN PANITIA PENYELENGGARA DESA…???? ”
Ditempat terpisah saat wartawan berita patroli menggali informasi di beberapa calon kades lain mengatakan,” Sebenarnya kita sudah protes dengan persyaratan susulan yang di ajukan oleh pak Guritno, dan lagi setahu saya Surat Keterangan Lulus itu namanya tidak sama dengan nama asli beliau, nama yang ada di Surat Keterangan Lulus SURITNO tetapi nama untuk pencalonan ini dan dberdasarkan data data beliau seharusnyan GURITNO.” jelasnya
” Namun heran saya pihak panitia tetap menerimanya meskipun jelas jelas ada perbedaan nama, sebenarnya harapan kami dengan kepanitian yang diambil dari segala lini mulai tokoh agama, tokoh adat tokoh pemuda dan lain lain bisa menjadikan lebih independen dan transparan, sayangnya yang terjadi saat ini malah sebaliknya, jadi apa boleh buat panita punya wewenang dalam kegiatan ini, setelah penyerahan bukti surat keterangan tersebut, pak Guritno menyerahkan bukti foto copy ijazahnya, ini kan janggal…!!!kalau memang punya foto copy ijazah kenapa tidak dari awal diserahkan,” tambahnya.
Menurut beberapa calon kades sebut saja Sumirin ( nama samaran ), ” yang menjadikan ketidak terimaan kita saat ini, penyerahan foto copy ijazah pak Guritno setelah tutupnya waktu penyerahan persyaratan atau sudah melewati batas waktu yang ditentukan, tetapi anehnya lagi persyaratan itu tetap diterima oleh panitia, seharusnya kalau sudah melewati batas yang ditentukan calon tersebut gugur karena dari persyaratan administrasi saja sudah tidak terpenuhi,” imbuh S.
“kami itu setuju dan menerima hasil dari pemungutan ini, tapi kalau memang pertarungan ini fair atau terbuka, yang jadi permasalahan kita bukanlah di hasil akhirnya akan tetapi dipersyaratan yang mutlak harus terpenuhi dan sesuai peraturan yang ditetapkan, jika memang tidak sesuai dengan syarat syarat yang ditentukan seharunya pencalonan pak Guritno gugur, atau mungkin ada main dengan pihak Panitia saya juga ya tidak tau, tapi faktanya pak Guritno Lolos Adminstrasi, kan Lucu….” Tambahnya ( sambil tersenyum asam)
Saat awak media Berita Patroli mencoba untuk konfirmasi kepada Kades Terpilih GURITNO terkait hal tersebut susah ditemui, dan berkali kali awak media ini datang kerumahnya tidak pernah ketemu, Sangatlah ironis dan membuat miris seorang Kades terpilih SUSAH DITEMUI….
Dan tidak hanya disitu kamipun menggali keterangan kepada Panitia Penyelenggara PilKades, terkait dengan adanya didugaan kecurangan atau permainan tersembunyi pihak calon Kades pihak Panitia penyelenggara pun seakan akan menghindar dari awak media, Ada Apa Dengan Paniti Dan Kades Terpilih seolah olah menghindari awak media dan menutup nutupi kebenaran…!!! ( Dre,./tim)















You must be logged in to post a comment Login