Hukum dan Kriminal
Merasa jadi korban Penipuan NNR dan HS, Hajah Wiwik Warga Kedoyo Sendang Lapor Polisi

Bukti transfer investasi (Dok. Istimewa)
TULUNGAGUNG – Berita Patroli – Merasa kena tipu investasi Hajah Wiwik warga Kedoyo, Sendang, Tulungagung Melaporkan NNR dan HS ke Polisi. Laporan dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi kerja sama senilai 100 juta kini dalam proses.
Runtut kejadian ini berawal sekitar tahun 2018 Hajah Wiwik di datangi NNR dan Suaminya HS dirumahnya. Maksud kedatangannya untuk meminta di modali usaha jual beli tali rafia, kayu bakar, sepatu, sapu, sandal keliling, dengan perjanjian Hajah Wiwik dapat uang keuntungan 8 % / bulan dari modal.
Sepakat dengan perjanjian tersebut, Pada tanggal 4 juli 2018 Hajah Wiwik kemudian mentransfer uang 100 juta ke rekening HS sebagai modal kerjasama.
Pada Bulan pertama sampai ke 4, hajah Wiwik mendapatkan uang total sekitar 22,5 juta. Dengan rincian uang tersebut 8,5 juta di kasih sebanyak 2 kali, 4 juta kemudian 1,5 juta.
Namun bulan – bulan berikutnya sampai sekarang tidak pernah menerima uang lagi. Merasa sudah gerah, akhirnya kasus ini oleh Hajah Wiwik dilaporkan ke polsek Sendang pada 14 maret 2024.
Dalam keterangannya Hajah Wiwik mengatakan, selepas 4 bulan itu sampai sekarang NNR dan HS tidak pernah kasih uang lagi ke saya, dan setiap saya tanya kejelasannya, jawabannya belum ada uang.
“Saya uda capek menunggu sejak 2018 sampai sekarang tidak ada itikat baiknya, makanya saya laporkan kasus ini ke polsek Sendang,” ujar Hajah Wiwik.
Terkait masalah laporan tersebut AKP Danang Kapolsek Sendang mengatakan, laporan Hajah Wiwik sudah kita proses mas, dan kita tetap prosedur”.
“Atas laporan Hajah Wiwik sudah kita terima, dan kita sudah memanggil NNR dan rencana pangil HS juga untuk kita mintai keterangan,” ujar Kapolsek.
Terkait permasalahan laporan di polsek Sendang NNR di konfirmasi awak media mengatakan, Hal tersebut tidak benar, saya di laporkan penipuan dan penggelapan oleh ibu hajah wiwik pada tgl 14 Maret 2024 ke Polsek sendang dengan bukti transfer tertanggal 23 Januari 2018, dan saya sudah memberikan keterangan ke Polsek bahwa itu adalah fitnah, apa yang di tuduhkan adalah tidak benar,oleh karena itu saya melaporkan balik tentang adanya laporan palsu ke Polda pada tgl 20 Maret 2024 di mana laporan itu saya tembuskan ke Ditreskrimum Polda, kabidpropam Polda, serta saya tembuskan ke Kapolres, Kasatreskrim polres Tulungagung dan Kapolsek sendang dengan adanya laporan palsu.
(Red)
