Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Berita Nasional

Terkait Bripda Randy, Warga Masyarakat : “Seret Orang Tuanya Agar Masuk Penjara”

PASURUAN, BERITA PATROLI – Semakin viral semakin dapat perhatian masyarakat, semakin panas dalam kasus meninggalnya Novia Widyasari Rahayu, mahasiswi cantik yang terpaksa bunuh diri karena tekanan jiwa yang sangat dalam. Dia bunuh diri diatas makam ayahnya di wilayah Sooko Mojokerto pada 02-12-2021.

Banyak warga masyarakat mengecam tindakan yang dilakukan Bripda Randy ( Pacar Novia WR /red ) yang menghamili selama dua kali dan memaksa menggugurkannya selama dua kali.

Sementara orang tua Bripda Randy lebih cenderung menyalahkan dan mengancam Novia, padahal ibunya Bripda Randy dengan sengaja dan bahkan menyuruh Novia dan Randy untuk mengaborsi atau menggugurkan kandungan Novia, paksaan untuk aborsi itu jelas sekali.

Hal ini disampaikan oleh banyak warga masyarakat Pandaan dan warga Bangil kepada Berita Patroli, dengan mengatakan, “ Itu kedua orang tua Bripda Randy juga kurang ajar dan jiwanya bangsat, karena sudah tau kalau anaknya ( Bripda Randy / red ) yang menghamili, tetapi justru ibunya marah marah dan menyuruh untuk menggugurkan kandungannya dan diyakini bahwa bapaknya juga tahu dan menyuruh juga.” Kata warga, Selasa 07-12-2021.

“ Setelah 2 kali aborsi dirumah sakit, La kok tidak didatangi dan dibiarkan begitu saja serta cuek untuk tidak segera menikahkan keduanya, dan malah ibunya Randy menjawab dengan tidak elok dan menyakitkan perasaan Novia, itulah yang banyak dibicarakan nitizen dan pengguna medsos yang sudah viral.

Oleh karena kami warga masyarakat mendorong kepada pihak kepolisian agar menyeret kedua orang tua dari Bripka Randy untuk diperiksa, dijadikan tersangka dan dipenjara.”

Tambah Wahyu dan Ahmat warga Bangil dengan sangat geram.
Dikabarkan sebelumnya dimedia yang sama, bahwa mungkin karena empati dan rasa kasihan yang sangat dalam, warga masyarakat dan warga nitizen di media social terhadap kasus yang dihadapi oleh keluarga Novia Widyasari Rahayu.

Dan atau mungkin karena jengkelnya warga masyarakat dan warga nitizen terhadap perilaku jahat yang tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh Bripka Randy oknum anggotta Polres Pasuruan, sehingga banyak warga yang menganggap buruk perilaku Randy dengan Bahasa yang bervariasi.

Beberapa warga Bangil menyebutnya bahwa Randy adalah lelaki predator berwajah buruk, beberapa mengatakan “ seragam hanya dijadikan pembalut tubuh bermental bajingan”.

Hal senada disampaikan oleh Ahmat dan Wahyu, menyikapi perilaku Randy kepada berita Patroli menegaskan,” Bahwa kasus ini sudah kelewat batas, sudah meniduri berkali kali, menghamili dua kali dan memaksa aborsi kemudian dia ( Bripda Randy / red ) tidak bertanggung jawab, maka menurut kami polisi seperti itu adalah mental bangsat, karena raine elek atine bejat ( mukanya jelek, hatinya jahat / red ) .” Tegasnya dengan nada kesal.

Dikabarkan juga bahwa Setelah Ditahan, Bripda Randy Sudah Ditunggu 2 Hukuman Minggu, 05 Desember 2021 – 11:47 WIB Wakapolda Jatim Brigjen Hadi Supraptoyo menyampaikan bahwa Bripda Randy sudah ditahan di Polres Mojokerto.

Polda Jawa Timur menahan anggota Polres Pasuruan Bripda Randy Bagus Hari Sasongko. Penahanan itu berkaitan dengan kasus bunuh diri Novia Widyasari Rahayu di Mojokerto. Wakapolda Jatim Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan penahanan dilakukan sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

“Saat ini terduga berinisial RB sudah diamankan sesuai dengan kewenangan dari penyidik,” kata Slamet Hadi kepada wartawan, Sabtu (4/12) malam. ADVERTISEMENT Menurut Slamet, Bripda Randy bakal dihukum secara etik internal Polri dan pidana. Penindakan secara etik ini sesuai dengan peraturan Kapolri. ( muin/endang/tim )

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Nasional

To Top