Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Berita Nasional

Marak tabung oksigen berisi angin kompresor tambal ban beredar di Tulungagung.

Tulungagung Berita Patroli – Momentum sulitnya cari tabung oksigen dimasa pandemi covid 19 ini teryata dimanfaatkan segelintir orang untuk berbuat nakal demi mendapatkan uang. Hasil temuan di beberapa lokasi sekitar Tulungagung, ada beberapa spekulan merubah isi tabung oksigen dengan angin kompresor tambal ban. Hal ini jelas merugikan beberapa konsumen ( petani koi) yang berdampak matinya ikan koi dalam kemasan plastik.

Dalam keterangannya kepada awak media berita patroli, Anto salah satu peternak koi mengaku baru kali ini mandapatkan oksigen yang diduga palsu. Pasalnya tidak biasanya kiriman ikan koi keluar kota mati, namun kiriman terakir kemarin separoh koi saya mati setelah pake oksigen yang saya beli dari tempat laen karena banyak langanan saya kehabisan stok tabung oksigen, cari tabung oksigen sulit, sudah dapat tabung oksigen malah isinya angin kompresor tambal ban, apes ratusan ikan koi sedianya saya kirim ke semarang malah mati dijalan,” ujar Anto.

Diakui beberapa usaha yang menggunakan tabung oksigen diwilayah Tulungagung mengaku kesulitan mendapatkan oksigen. Sektor yang berdampak besar adalah pertanian koi. Bengkel las asitelin, dan beberapa rumah sakit juga mengalami keterlambatan pasokan oksigen akibat banyak nya pasien covid 19 yang membutuhkan aksigen. Gandos salah satu pengusaha bengkel Las ketok magic mengaku kesulitan dapatkan tabung oksigen selama masa PPKM ini.Kalaupun ada barang saya dapatkan harga jauh lebih mahal ketimbang harga sebelumnya, saya berharap semoga krisis ini segera berakhir dan semua warga bisa kembali bekerja normal, dan saya bisa mudah beli oksigen dengan harga normal,” ujar Gandos salah satu pengusaha sukses bengkel ketok magic.

Hingga berita ini diturunkan pihak dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Tulungagung belum bisa di konformasi.(ris/had)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Nasional

To Top