Berita Nasional
Waspada Corona, Daifah Kades Sambirejo, Serius Ikuti Anjuran Pemkab Pasuruan
Berita Patroli, Pasuruan – Pemerintah Kabupaten Pasuruan tidak bosan-bosannya menghimbau masyarakat untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Tujuannya agar masyarakat di Kabupaten Pasuruan tetap terjaga imunitas tubuhnya sehingga tidak mudah tertular Covid-19 yang sangat mudah menular.
Himbauan Bupati Pasuruan ini disampaikan Komandan Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji sebagai bentuk respon cepat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dalam upaya percepatan penanganan Covid-19.
Masyarakat Pasuruan diharapkan mampu memberlakuan social distancing yang kemudian diperbarui dengan kebijakan physical distancing juga telah diterapkan Pemkab Pasuruan. Setiap orang dihimbau untuk selalu menjaga jaraknya dengan orang lain, minimal sejauh 1 meter dan menggunakan masker.
Himbauan dan Anjuran itu dilakukan serius oleh Daifah (48), ibu kades Sambirejo Kec.Rejoso ini, tidak henti hentinya menghimbau dan memberikan contoh kepada masyarakat desa Sambirejo untuk mematui anjuran pemerintah dalam hal ini adalah anjuran Bupati Pasuruan.
Dan mengajak kepada masyarakat untuk berperan aktif turut serta mencegah penanganan virus Corona. Sudah beberapa kali desa Sambirejo dan seluruh perangkat desanya telah melakukan penyemprotan disinfektan ke beberapa dusun, serta beberapa lingkungan desa lainnya.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Daifah kepada awak media Berita Patroli, dikantornya. ”Bahwa kami telah menghimbau kepada masyarakat agar kita semua turut serta mencegah penyebaran virus corona dengan mentaati semua anjuran pemerintah dengan sebaik-baiknya untuk menjaga diri kita semua, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah virus Corona, baik di lingkungan keluarga maupun dilingkungan sekitar kita dan alhamdulillah masyarakat desa Sambirejo dengan guyub bisa melakukannya,” jelas Daifah. Selasa (7/4/2020.
“Kalau masyarakat desa Sambirejo ada gejala batuk, pilek, panas, kami anjurkan dan bahkan kami bersedia untuk mengantar memeriksakan diri ke tempat pelayanan kesehatan terdekat seperti Puskesmas. Jika ada perkembangan sesak nafas yang menjadi salah satu suspek dari virus Corona, harus datang ke rumah sakit, oleh karena itu, masyarakat harus terus meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sesuai anjuran bapak Bupati kita diantaranya yaitu dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir minimal selama 20 detik. Jika semisal tidak ada air, maka diperbolehkan diganti dengan menggunakan handsanitizer,” tambah bu kades yang dikenal rajin kebersihan lingkungan itu. @team (muin/hudi/yani/endang/tim )
