JATIM
Bawaslu Madiun Bakal Rapat Pleno Lagi Soal Temuan APJ Desa Berlogo Parpol

logo kepala banteng moncong putih, yang terpasang di sejumlah titik lampu penerangan Dusun Kedung Dawung, Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan
MADIUN, Berita Patroli – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Madiun belum menentukan sikap lebih lanjut terkait temuan alat penerangan jalan (APJ) di desa Wonorejo Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun.
Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun Nur Anwar mengatakan jika pihaknya perlu menggelar rapat pleno sekali lagi.
“Kami bakal memggelar rapat pleno sekali lagi untuk menentukan sikap selanjutnya, Mbak,” kata Nur Anwar, Minggu (18/6/2023)
Pria asli warga Desa Muneng, Pelingkenceng, Madiun itu bercerita, awal terungkapnya ada APJ berlogo parpol itu dari temuan Panwaslu Kecamagan Mejayan. Pihaknya sudha meminta klarifikasi kepada sejumlah pihak terkait temuan itu. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Madiun, memberikan respons perihal logo kepala banteng moncong putih, yang terpasang di sejumlah titik lampu penerangan Dusun Kedung Dawung, Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan.
Pun, Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengklaim logo itu sudah dicopot dari tiang APJ. Dia mengatakan, pada prinsipnya pemasangan logo itu tidak ada perintah, saran, masukan, ataupun koordinasi dari pihak terkait.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Madiun itu bercerita, anggaran pekerjaan pemasangan lampu penerangan desa berasal dari Bantuan Keuangan Khusus Desa, yang direalisasikan melalui usulan masyarakat.
“Usulan usulan atau aspirasi itu, disampaikan lewat saya atau Fraksi PDIP. Program tersebut baru pada tahun 2023. Sedangkan usulannya tahun 2019. Pada saat pelaksanaan pekerjaan memanfaatkan Kader Kader PDIP tingkat desa,” katanya.
“Tujuannya untuk mengawasi pekerjaan supaya betul betul dikerjakan, sekaligus memantau langsung seandainya ada kekurangan dengan harapan dapat dirasakan betul oleh masyarakat,” lanjutnya.
Dia menegaskan, Pemasangan logo tersebut tidak pernah ada instruksi dari siapapun. Bahkan saat di lapangan juga tidak menonjolkan seragam atau baju khas partai.
(Red)
