JATIM
Polrestabes Surabaya Bekuk Pengedar Narkoba didalam Bui

*ilustrasi
SURABAYA, Berita Patroli – EB menyimpan 2,5 gram sabu-sabu di rak dapur rumahnya agar tidak mudah ditemukan polisi. Namun, perkiraannya meleset. Narkoba itu tetap ditemukan petugas yang melakukan penggeledahan.
Warga Jalan Gadel, Tandes, itu mengaku sabu-sabu tersebut didapat dari LH, temannya yang mendekam di salah satu lembaga pemasyarakatan (lapas) di Jatim.
Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri menyatakan, pihaknya menggerebek rumah tersangka setelah sepak terjangnya sebagai pengedar terendus.
Salah satu pembelinya tertangkap. ”Dari pengembangan itu, anggota mendapat identitas tersangka dan rumahnya,” ujarnya Rabu (10/5).
EB awalnya mengelak. Dia berkilah bukan seorang pengedar. Namun, pengakuannya terbantahkan oleh hasil penggeledahan.
’’Di rak dapur rumahnya ditemukan barang bukti,” kata Daniel. Yakni, lima plastik sabu-sabu seberat 2,5 gram. Barang terlarang tersebut disimpan dalam sebuah dompet.
Menurut Daniel, tersangka mendapatkan sabu-sabu itu dari LH. ”Masih kami pastikan dengan mengecek tempat yang dimaksud,” ujarnya.
Daniel menerangkan, tersangka mulai menjadi pengedar dua bulan lalu. EB awalnya ditawari LH untuk meneruskan bisnisnya sebagai pengedar sabu-sabu.
”Karena ruang gerak temannya sudah terbatas,” jelasnya.
EB tertarik karena tergiur keuntungan yang digambarkan. Dalam sebulan, omzetnya bisa di atas Rp 5 juta. Terlebih, pekerjaannya tidak sulit. Dia hanya perlu mengambil sabu-sabu dari penyuplai dan mengirimnya kepada pembeli.
(Red)
