Connect with us

Berita Patroli

JAKARTA

BPJamsostek Mampang Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Pekerja Cilandak Marinir Driving Range

 

Penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada keluarga almarhum

 

JAKARTA . Berita Patroli – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Mampang menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada keluarga almarhum Tri Bowo Cahyono.

Almarhum merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU) yang bekerja sebagai kader pekerja harian lepas (PLH) di Cilandak Marinir Driving Range

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang Muhammad Imam Saputra yang di wakili oleh Kepala Bidang Kepesertaan Yanuar Wiran Dono beserta Manager Cilandak Marinir Driving Range Mayor Triyono menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris keluarga almarhum Tri Bowo Cahyono ibu Rini.

santunan JKM sebesar Rp42 juta diserahkan secara simbolis kepada keluarga almarhum di Cilandak Marinir Driving Range, Jakarta Selatan, belum lama ini

Yanuar menjelaskan, besaran santunan JKM tersebut dengan rincian biaya pemakaman Rp10 juta, santunan berkala selama 24 bulan Rp12 juta, dan santunan kematian yang dibayarkan sekaligus Rp20 juta.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum dan keluarga yang ditinggalkan semoga dengan santunan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan dapat membantu perekonomian keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Yanuar di Jakarta, Kamis (24/8/2023)

Yanuar menegaskan, santunan JKM merupakan hak atas peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ini merupakan wujud negara hadir untuk membantu rakyatnya.

Manfaat dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) berupa biaya penanganan kecelakaan kerja unlimited selama perawatan atau pengobatan di rumah sakit.

Kemudian, kata yanuar, santunan kematian karena kecelakaan kerja sebesar 48 kali gaji, santunan berkala Rp12 juta, biaya pemakaman Rp10 juta dan bantuan beasiswa maksimal Rp 174 juta  untuk 2 orang anak serta santunan meninggal dunia karena sakit sebesar Rp42 juta.

“Kami harap dengan banyaknya contoh kasus kematian maupun kecelakaan kerja yang telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, semakin membuat masyarakat pekerja menyadari pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk mereka, sehingga para pekerja dapat bekerja dengan tenang, Kerja Keras Bebas Cemas (KKBC),” tutup Yanuar. (Red)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in JAKARTA

To Top