JATIM
Polisi Amankan Pengemudi Truk Pupuk yang Terguling di Surabaya

Truk Pupuk yang Terguling di Surabaya
SURABAYA, Berita Patroli – Polisi mengamankan pengemudi truk pupuk yang terguling di Jalan Greges Barat, Asemrowo, Surabaya, Minggu (09/07/2023) pagi.
Pengemudi itu bernama Mukhamad Rofik (30) warga Nganjuk yang tinggal di Lamongan. Ia mengaku ketakutan terhadap peristiwa tergulingnya truk yang ia kendarai sehingga sempat melarikan diri.
Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Suud menjelaskan jika Rofik diamankan di kantornya usai kecelakaan. Rofik mengaku dirinya syok sehingga melapor ke kantor. Pihak kantor lantas menghubungi kepolisian agar Rofik mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Sudah di BAP mas. Jadi tadi sopirnya syok lalu dia ke kantor. Oleh pihak kantor disuruh kooperatif dan bertanggungjawab,” ujar Suud, Senin (10/07/2023).
Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mencari rekaman CCTV di TKP sekitar. Suud menjelaskan jika selain terdapat korban meninggal dunia, diperkirakan kerugian material mencapai belasan juta.
“Untuk BB muatan dan truk sementara kami sita. Juga supir akan diperiksa kembali,” pungkas Suud.
Truk bermuatan pupuk terguling di Jalan Greges, Surabaya, Minggu (09/07/2023). Peristiwa itu membuat 1 warga Jalan Greges meninggal dunia karena tertimpa muatan. Truk juga menghancurkan dua rumah warga di Jalan Greges.
Kabid Darlog BPBD Surabaya, Buyung Hidayat menjelaskan jika dari keterangan saksi, truk melintas di Jalan Greges Barat dalam keadaan penuh muatan pupuk urea menghindari mobil dari arah sebaliknya. Truk tiba-tiba banting stir ke kiri tepat di rumah nomor 15 dan 17 di Jalan Greges Barat. Karena kondisi tanah yang jadi penahan roda truk lebih rendah dari aspal, truk bermuatan pupuk itu terguling dan menimpa dua rumah.
“Ada 1 korban meninggal dunia atas nama ibu Nur Wulan (41) itu di rumah nomor 17. Lalu suaminya Rudhi hanya mengalami nyeri, dan anaknya yang berumur 6 tahun bernama Hafiza langsung dibawa ke rumah sakit karena luka,” ujar Buyung, Minggu (09/07/2023).
Buyung mengatakan jika 4 penghuni rumah di nomor 15 itu selamat. Namun, rumahnya dalam kondisi rusak karena tertimpa truk dengan muatan pupuk urea itu.
“Tadi kita sudah evakuasi truknya dengan forklif, untuk barang bukti sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Selanjutnya penanganan dilakukan oleh petugas kepolisian,” imbuh Buyung.
(Red)
