Connect with us

Berita Patroli

Berita Nasional

Polisi Gorontalo Lontarkan Kata-Kata Kotor ke Pengunjuk Rasa

Gorongtalo, Berita Patroli – Video oknum polisi melontarkan kata-kata makian kotor kepada mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo saat menggelar aksi demonstrasi di depan Polda Gorontalo viral di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar 23 detik tersebut, polisi di Polda Gorontalo berpangkat bripda itu memaki mahasiswa dengan kata “tahede”. Kata “tahede” dalam masyarakat Gorontalo merupakan kata-kata kasar berbentuk makian.

Menanggapi hal tersebut, aktivis Gorontalo yang juga mantan Presiden BEM Universitas Negeri Gorontalo Anton Abdullah, mengecam ucapan yang dilontarkan oknum polisi tersebut. Menurutnya, kata-kata itu tidak seharusnya dilontarkan seorang aparatur negara, apalagi itu bermakna makian.

“Sudah jelas apa yang menjadi pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bahwa polisi tak boleh antikritik, santun, mengayomi, apalagi terhadap masukan yang sifatnya membangun,” kata Anton, Kamis (24/11/2022).

Anton menyebut, perbuatan oknum anggota kepolisian dalam demo mahasiswa itu telah merusak marwah institusi Polri. Hal itu juga telah mencederai kerja keras dan komitmen personel Korps Bhayangkara yang telah bekerja maksimal memperbaiki citra.

Dirinya berharap ada tindakan tegas dari Kapolda Gorontalo Irjen Helmy Santika kepada oknum polisi yang melanggar aturan dapat memberikan efek jera. Kelakuan oknum tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, yang selama ini telah mendapatkan tren positif.

“Bukan tidak mungkin jika oknum polisi itu tak diberi efek jera, maka kepercayaan masyarakat akan menurun. Kapolda Gorontalo jangan menutup mata dengan masalah seperti ini. Jangan lakukan pembiaran, lakukan pembinaan kepada anggota yang merusak citra Polri,” kata Anton.(red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Nasional

To Top