JATIM
Tudingan Pada SPBU 54.633.04 Plaosan, Di Jalan Raya Plaosan-Sarangan II, Atas Dugaan Sarang Mafia Solar, “Semua Itu Tidak Benar”.
Magetan Berita Patroli. Pada beberapa waktu lalu Spbu 54.633.04 Plaosan, yang berada di Jalan raya Sarangan-Plaosan Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, di datangi beberapa orang oknum yang mengaku dari awak media dari luar Wilayah Kabupaten Magetan.
Mereka (awak media/red ).,mendatangi operator yang menjaga mesin Dispenser pompa bio solar, pada saat itu ada kendaraan jenis mobil truk box, yang dikemidikan oleh antok 45 th, dan sedang mengisi bbm jenis bio solar.
Karena pada saat itu Sang sopir truk box mengisi bbm bio solar dua kali, maka dari itu para oknum awak media tersebut menduga mobil truk box itu sedang “ngangsu” solar, dan mereka juga bertanya kepada operator Dispenser pompa bbm, ” mas kok boleh dia mengisi dua kali,” tanya dia pada operator.
Dan di jawab oleh operator apbu, “boleh to mas asalkan nominal di barkode,nya masih,” jawab operator dispenser pompa bbm.
Dari situlah mereka para oknum awak media tersebut memberitakan bahwa menduga Spbu 54.633.04 Plaosan jadi sarang mafia solar.
Dengan data dan keterangan yang tidak valid, dan tidak wawancara dengan sopir truk box, awak media tersebut langsung memberitakan dengan dugaan Spbu plaosan sarang mafia solar, dan Semua tuduhan maupun dugaan tersebut “TIDAK BENAR”.
Tim dari media Berita Patroli dan blokjatim.com , telah menemui operator Dispenser pompa di Spbu plaosan dan menemui Antok sopir truk box tersebut dan konfirmasi terkait tuduhan dan dugaan tersebut.
Kronologi: Sopir truk box Antok 45 th setelah ditemui dari tim investigasi Media berita Patroli dan blokjatim.com ia menceritakan, “Begini mas ceritanya, saya kan sopir Ekspedisi, dengan tujuan wilayah wonogiri timur, dan waktu sampai di Spbu/pom plaosan itu, bbm atau solar saya sudah hapir habis,karena dari pagi saya tidak mengisi bbm, jadi barkode saya juga masih utuh 600.000 mas,” tuturnya.
Antok menceritakan selengkapnya., “saya ngisi solar di pom plaosan rencana saya tak isi 500.000 mas, la ternyata uang cash saya tinggal 200.000,
tapi saya punya atm bri,
akirnya saya isi solar 200.000 dulu terus saya keluar mencari Atm Bri dan ketemu di sebelah barat Kantor Polsek plaosan.
setelah saya ambil uang di Atm, saya kembali ke pom/ spbu untuk mengisi solar lagi mas, 300.000 supaya saya pulangnya dari wilayah wonogiri tidak kehabisan bbm,” terang Antok sopir truk box pada berita Patroli.
Tim investigasi dari berita Patroli dan blokjatim.com juga menemui operator Dispenser pompa bbm bis solar yang pada saat itu ada di Spbu.
Memang benar beberapa waktu lalu ada orang mendatangi kami dan menanyakan, ” lo mas bapak sopir truk box itu kok boleh keluar masuk pom ngisi solar dua kali, tanya orang tersebut,
@Saya jawab, boleh mas asalkan barkode,nya masih,” jejas operator pada berita Patroli.
Dan yang disebutkan pada pemberitaan di media lain beberapa waktu lalu itu, bahwa operator dengan nama Danil.,
Di pom/Spbu Plaosan tidak ada pegawai maupun karyawan/operator yang bernama Danil.
Dan tim berita Patroli dan blokjatim.com, Klarifikasi dengan Mandor Spbu plaosan, ia mengatakan pada saat itu tidak ada awak media yang wawancara tentang bbm jenis bio solar di pom/ Spbu 54.633.04 plaosan., “Jadi pada malam itu saya berada di pom juga mas, tapi tidak ada seorangpun yang mewawancarai atau konfirmasi pada kami terkait bbm jenis bio solar yang disangkakan oleh mereka,” terang Mandor pada berita Patroli.
Jadi kesimpulanya tudingan dan dugaan pada Spbu 54.633.04 Plaosan tentang (menjadi sarang mafia solar).
Itu “SALAH DAN TIDAK BENAR” .* @Pria/jgt-88. Tim.
