JATIM
Menelusuri Dugaan Kongkalikong PPK dan Rekanan Pada Rehabilitasi Taman Kota Tuban.
Tuban, Berita Patroli,. Dugaan kongkalikong Rekanan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek rehabilitasi taman kota yang terletak di Kelurahan Gedungombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban menjadi pembicaraan masyarakat.
Mencuatnya dugaan ini bukan tanpa alasan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, di lokasi tersebut terdapat dugaan bahwa dimulainya kegiatan di Taman Lalu Lintas (lokasi – Rehabilitasi Hutan Kota Tuban) dengan melakukan penebangan pohon dan mobilitas material protek) pada hari Jum’at 10 November 2023, padahal kontrak belum ditandatangani.
Berdasarkan data yang berhasil diungkap Media ini, di https://lpse.tubankab.go.id/eproc4/evaluasi/13151415/pemenangberkontrakLPSE Kabupaten Tuban, Pekerjaan Lanscape Taman – Rehabilitasi Hutan Kota Tuban Nilai Total HPS : Rp. 2.999.997.625,31 yang dimenangkan CV.AMPUH lulus pembuktian dengan nilai penawaran Rp. Rp. 2.954.993.516,41dengan jangka waktu pelaksanaan Pekerjaan Rehabilitasi Hutan Kota Tuban Tahun Anggaran 2023 dengan waktu pekerjaan selama 45 (empat puluh) hari kalender, terhitung sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), dengan masa pemeliharaan pekerjaan konstruksi 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.
Menurut informasi dari sumber terpercaya dengan gamblang mengatakan. Bahwa selain ada kejanggalan di mulainya pekerjaan, Pekerjaan yang menyerap anggaran APBD sebesar Rp 3 M ini di duga kuat di Sub kan oleh pekerja asal Madura dan CV lain.
“Selain di kerjakan sebelum tanda tangan Kontrak, pekerjaan itu juga ada dugaan kalau di Sub kan oleh orang madura. Karena saya mendapat informasi bahwa orang madura tersebut jauh sebelum pekerjaan di mulai ada indikasi sudah melobi PPK nya. Selain itu ada juga CV yang di duga ikut mengerjakan proyek tersebut”. Paparnya Sumber terpercaya. (24/11/2023).
Winda Sulistiyowati pejabat baru di Dinas PUPR yang di duga duduk di kursi sebagai Kepala Bidang Tata Ruang PUPR-KP Tuban di Konfirmasi pada Sabtu (25/11/2023) Via pesan Whatshaapnya ke Nomor 0822 4488 XXXX terkait pekerjaan tersebut apakah sudah sesuai prosedur Pemerintah Kabupaten Tuban, hingga berita ini dikirim ke redaksi tidak membalas pesan via WhatsApp.
Berbeda dengan Agung Supriyadi Kepala Dinas PUPR-KP Kabupaten Tuban. Di Konfirmasi media ini pada hari yang sama Sabtu (25/11/2023) kemarin, pejabat yang di kenal ramah dan sopan terhadap siapapun tersebut baru membalas konfirmasi dari media Ini pada Senin Pagi ( 27/11/2023). Dari kejanggalan dan adanya dugaan kongkalikong terkait pekerjaan rehabilitasi Taman Kota tersebut, ia meminta agar media ini konfirmasi langsung kepada PPKnya.
“Monggo terkiat Teknis bisa langsung konfirmasi ke PPK”. Balasan singkat Agung Supriyadi.
Wajib diperhatikan, berkaitan dengan prinsip transparansi anggaran pembiayaan yang bersumber dari APBD, APBDP sejak awal sampai akhir sebuah proyek yang dilaksanakan dan dibiayai negara, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dimulai dari perencanaan, pelaksanaan tender, hingga pelaksanaan proyek semuanya harus transparan.(Tim).
