JATIM
Tim Teknis Penertiban dan Pembongkaran Tugu Perguruan Silat di Kabupaten Bojonegoro Mulai Bergerak

Tugu Perguruan Silat di Kabupaten Bojonegoro
BOJONEGORO, Berita Patroli – Tim Teknis Penertiban dan Pembongkaran Tugu Perguruan Silat di Kabupaten Bojonegoro mulai bergerak. Salah satunya dengan melakukan pendekatan ke beberapa forum pimpinan kecamatan (forpimcam) serta perguruan silat yang ada.
“Hasil rapat di pemkab kemarin, forpimcam dan perguruan silat yang ada di kecamatan masing-masing sudah kami ajak bicara bersama,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, Senin (17/07/2023).
Beberapa kecamatan yang sudah mulai disosialisasikan diantara di Kecamatan Bubulan, Trucuk, Balen, Kecamatan Gondang, dan masih berjalan terus. Tim yang bergerak ke kecamatan-kecamatan itu melakukan koordinasi bagaimana teknis pembongkaran tugu perguruan silat yang dibangun di fasilitas umum.
Sebelumnya, Bupati Bojonegoro telah menerbitkan surat keputusan (SK) bernomor 188/203/KEP/412.013/2023 tentang Tim Teknis Penertiban dan Pembongkaran Tugu Perguruan Silat di Kabupaten Bojonegoro tahun 2023, pada 11 Juli 2023.
Dalam SK tersebut memutuskan, bahwa pertama Tim Teknis Penertiban dan Pembongkaran Tugu Perguruan Silat di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023 ini memiliki beberapa tugas. Seperti melakukan identifikasi, klasifikasi terhadap tugu perguruan silat yang berdiri diatas aset pemerintah daerah.
Kemudian, mengoordinasikan, mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan percepatan pembongkaran tugu perguruan silat yang dibangun di atas asset pemerintah yang tidak memiliki ijin. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pihak yang berkepentingan guna mendukung kelancaran pelaksanaan pembongkaran tugu perguruan silat.
Selanjutnya menyiapkan dukungan sarana dan prasarana penunjang terhadap proses pelaksanaan pembongkaran tugu perguruan silat. Melakukan pengamanan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan pembongkaran tugu perguruan silat dan melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Bupati Bojonegoro dan Gubernur Jawa Timur.
Diketahui, dalam SK tersebut, Bupati Bojonegoro bersama Forpimda, seperti Kapolres, Dandim 0813, Kajari, bertugas sebagai pengarah. Sedangkan, ketua tim teknis berasal dari Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya. Untuk sekretaris, dari Kepala Bakesbangpol Bojonegoro. Serta anggota dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).
(Red)
