Connect with us

Berita Patroli

JATIM

Tukang Servis Sepeda Onthel di Magetan Bunuh Diri

ilustrasi gantung diri

MAGETAN, Berita Patroli – Kesedihan David Kurniawan (42) warga Kelurahan Tebon Kecamatan Barat Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sangat dalam. Juru servis sepeda ontel itu memilih mengakhiri hidup di rumahnya sendiri pada Rabu (12/7/2023).

Bapak dua anak itu tak lagi bisa menahan sakitnya. Ditambah, ada beberapa bank plecit yang mendatangi rumah. David tak punya pekerjaan tetap, dan belakangan dia menderita stroke. Tak ada yang tahu jika David seputusasa itu.

Hingga akhirnya, dia ditemukan meninggal tergantung di dapur rumah. Lehernya terjerat kawat jemuran. David ditemukan oleh tetangga yang curiga karena sejak pagi tak terlihat keluar rumah. Saat mengantar makanan, tetangganya tak mendapat sahutan dari dalam rumah ketika mengetuk pintu.

Semakin curiga, tetangganya meminta tolong warga lain agar turut menengok ke dalam rumah. Tak disangka, saat dilihat dari ventilasi udara, David sudah tergantung tali jemuran di dapur.

Warga pun membongkar pintu depan rumah. Kemudian, segera masuk. Namun, David sudah tidak bernyawa. Saat dicek, ada pesan terakhir yang dikirimnya pada sang istri dan kakak perempuannya. Pada kakaknya, dia menuliskan di pesan singkat bahwa dia minta maaf, dia belum bisa menjadi adik yang baik.

Polisi pun mendatangi lokasi, kemudian segera mengamankan lokasi tersebut. Polsek Barat bersama tim Inafis dan Puskesmas setempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa jenazah korban.

Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan, menurut keterangan Kakak korban yakni Maelani Kurnia Sari dan tetangga bahwa korban mengidap penyakit Stroke selama setahun dan tidak kunjung sembuh, korban juga mempunyai riwayat penyakit Hipertensi.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil pemeriksaan dokter UPTD Puskesmas Tebon tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan dan dari pihak keluarga korban menerima kejadian tsb dengan ikhlas dengan surat pernyataan yang ditandatangani ahli waris dan Lurah Tebon. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Kuncahyo, Rabu (12/7/2023).

Keluarga membuat surat permohonan kepada Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan untuk tidak dilakukan otopsi.

(Red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in JATIM

To Top