Connect with us

Berita Patroli

JATIM

Ratusan Pelanggar di Gresik Terdeteksi E-TLE

warga terekam ETLE

GRESIK, Berita Patroli – Warga Gresik yang terjaring Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) masih cukup banyak. Para pelanggar didominasi kendaraan jenis sepeda motor.

Dalam sepekan terakhir, Satlantas Polres Gresik mencatat ribuan pelanggar. Yakni 1.958 dari sistem tilang eletronik, serta 107 dari hasil tilang manual oleh petugas. Total pengendara yang melanggar mencapai 2.065 pengendara.

“Pengguna jalan mayoritas didominasi pelanggar pengendara motor,” tutur KBO Satlantas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi, Minggu (9/7/2023).

Perwira pertama Polri itu menambahkan, terkait dengan pelanggaran itu pihaknya mencatat terdapat 1.523 pengendara motor yang mendapat surat tilang. Sanksi disiplin bagi pengendara nakal itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kami akan terus melakukan razia berkala. Langkah ini diambil untuk menekan fatalitas kecelakaan karena kelengahan pengendara,” imbuhnya.

Fauzi mengatakan kerap para pengendara tidak mentaati rambu-rambu lalu lintas. Serta, menghiraukan himbauan untuk keselamatan berkendara. Antara lain tidak menggunakan helm, melanggar marka jalan, hingga mengendarai motor sembari bermain handphone.

Rendahnya kesadaran berlalulintas juga mendorong petugas meningkatkan teguran simpatik.

“Kami tidak bosan-bosan memberikan sosialisasi tentang pentingnya ketertiban saat berlalulintas agar lebih tertib dan tidak mengulangi kesalahan,” ungkap Fauzi.

Korps Bhayangkara juga berencana menambahkan 5 titik E-TLE di Kota Gresik. Khususnya, wilayah yang memiliki tingkat rawan kecelakaan dan kepadatan lalu lintas.

Kawasan yang diproyeksikan yakni di wilayah Kecamatan Manyar, Bungah, Cerme, Menganti dan wilayah rawan lainnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya mulai mengaktifkan kembali posko-posko kepolisian. Salah satunya di kawasan terminal Bunder Kecamatan Cerme.

“Salah satu wilayah rawan kemacetan dan pelanggaran. Terutama saat pagi dan sore hari,” papar Fauzi.

Meski demikian, pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir berlebih. Sebab, para petugas akan melakukan verifikasi secara manual dari hasil tangkapan layar E-TLE yang sudah terhimpun.

“Dipastikan tidak akan salah memberikan sanksi. Sehingga, pengendara wajib tertib dan mematuhi aturan lalu lintas,” tandas Fauzi.

(Red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in JATIM

To Top