JATIM
Pencopet di Masjid Agung Surabaya Nyaru Jadi Syekhermania

Pencopet di Masjid Agung Surabaya Nyaru Jadi Syekhermania
SURABAYA, Berita Patroli – Febi Santoso (26) nyaru jadi Syekhermania. Pemuda pengangguran lantas nyopet di masjid Agung Surabaya, Kamis (08/06/2023) malam.
Kapolsek Jambangan, Kompol Budi menjelaskan, aksi pemuda asal Pabean Cantikan itu terungkap oleh saksi-saksi yang berada di sekitar korban. Dalam menjalankan aksinya, Febi bersama Hari, yang saat ini masih buron, saling berbagi peran.
“Saat kami giat pengamanan di Masjid Al Akbar Nasional (Masjid Agung Surabaya), anggota kami mendapati sedikit keributan. Setelah didatangi ternyata tersangka Febi yang ketahuan mencopet dari salah satu jemaah,” ujar Budi, Minggu (18/06/2023).
Febi sempat tak mengakui perbuatannya. Namun ketika pihak kepolisian melakukan penggeledahan, handphone milik korban Maulana disembunyikan di bagian celana dalam.
“Setelah itu kami amankan ke kantor Polsek agar tidak mengganggu jalannya acara dari Syekhermania,” imbuh Budi.
Dari pemeriksaan di kantor Polsek Jambangan, Febi mengaku jika melakukan aksinya dengan Hari. Hari adalah temannya yang bertugas mengecoh korban. Sedangkan Febi bertugas sebagai eksekutor. Usai Febi mengambil handphone OPPO A5, mereka berjanji bertemu di jalan Jambangan untuk sama-sama menjual hasil kejahatan.
“Namun, saat didatangi petugas, di lokasi sudah tidak ada pelaku Hari. Saat ini masih kami lakukan pengejaran,” pungkas Budi.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Febi dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara.
(Red)
