Connect with us

Berita Patroli

JATIM

Eri Cahyadi Rencana Bangun MRT di Surabaya

Eri Cahyadi Rencana Bangun MRT di Surabaya

SURABAYA, Berita Patroli – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun berbicara mengenai berbagai pencapaiannya di Surabaya selama menjabat sejak 2021 silam.

Eri percaya, sebuah kota harus didesain supaya bisa menyejahterakan warganya. Dalam momentum ulang tahun ini, dia merasa senang keguyuban dan kerukunan warga di kotanya kini telah kembali setelah sempat menghilang.

Politisi PDIP itu memaparkan, bukti kembalinya kerukunan di Surabaya ditandai oleh menurunnya angka stunting, pengangguran, hingga kemiskinan.

Adapun pencapaian tersebut berhasil dicapai Eri hanya dalam kurun waktu 1 tahun. Terlebih, Eri memposisikan dirinya setara seperti warga Surabaya.

“Tidak ada perbedaan antara wali kota dengan warga. Kita punya derajat yang sama. Jadi tolong jangan panggil saya wali kota. Saya anggap (warga) sebagai saudara,” ujar Eri dalam program Blak-blakan, seperti disiarkan secara eksklusif oleh detikcom.

Dalam kesempatan yang sama, Eri juga berbicara mengenai keinginannya dalam membangun Surabaya. Menurutnya, bukan tidak mungkin MRT bisa dibangun di Surabaya.

Sebenarnya, kata dia, wacana pembangunan MRT sudah ada ketika Tri Rismaharini (Risma) masih menjabat Wali Kota Surabaya, sementara Eri masih menjadi bawahannya. Hanya, saat itu perencanaan pembangunan dibatalkan oleh pemerintah pusat.

Eri yakin pembangunan MRT di Surabaya bisa diwujudkan kali ini. Dia menilai pelelangan serta persiapan pembangunan MRT sudah mulai bisa dilakukan pada 2024.

“2026-an lah baru jalan (pembangunannya),” ucapnya.

Meski begitu, Eri berjanji akan melakukan hitung-hitungan supaya proyek MRT di Surabaya ini tidak mangkrak. Sebab, dirinya khawatir warga Surabaya tidak sanggup membayar tiket MRT, sehingga menjadi pembangunan gagal karena tidak ada yang menggunakannya.

Sementara itu, Eri juga bercerita mengenai betapa tegasnya dirinya ketika menjabat sebagai orang nomor 1 di Surabaya. Eri mengaku mencopot belasan kepala dinas yang tak mampu menunaikan janjinya.
(Red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in JATIM

To Top