Berita Nasional
Diduga Istrinya Dapat Transfer 3 Juta, Heru Jempalik Berkelit Di Persidangan Korupsi Dispora
Pasuruan, Berita Patroli
Sebagaimana banyak dikabarkan bahwa sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan korupsi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan yang digelar pada Selasa (19/11) sempat memanas. Pasalnya, ada sikap salah satu saksi yang memberikan keterangan yang terkesan njelimet, mbulet alias mjempolak mjepalik ( berusaha menghindar ) dan berlawanan dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) jaksa.
Saksi yang cukup fenomenal itu adalah Heroe Boedi Soelistijo atau yang karib disapa Heru. Pria yang saat ini menjabat sebagai Kabag Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan dalam memberikan keterangan sebagai saksi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor, Surabaya sering mengingkari keterangan yang ia sampaikan di BAP.
Beberapa pengingkaran yang ia lakukan adalah soal persetujuan pemotongan 10 persen anggaran kegiatan yang disepakati dalam rapat. Ia mengaku tidak tahu soal kesepakatan pemotongan itu dengan alasan telat saat mengikuti rapat. “Saya memang ikut rapat, tapi saya tidak tahu ada pembahasan potongan 10 persen. Saya datang terlambat saat rapat itu, dan sudah mau selesai. Jadi, saya tidak tahu,” kata Heru.
Sementara itu, ketika pengacara menanyakan soal adanya transfer dana senilai Rp. 3 juta dari salah satu rekanan ke rekening milik istrinya, Heru juga mengaku tidak tahu Sikap Heru yang berbelit-belit dalam memberikan kesaksian dan terkesan bohong dengan mengingkari BAP ini membuat JPU dan pengacara terdakwa Lilik geram.
Atas pengingkaran BAP ini, JPU Trian mengatakan, pihaknya akan memperkuat dengan bukti-bukti. Selain JPU, pengacara terdakwa Lilik juga geram. Eliza, salah satu pengacara lalu memohon kepada hakim agar Heru ditatapkan sebagai tersangka. “Yang mulia hakim, karena saudara saksi Heroe Boedi Soelistijo berbelit-belit dalam memberikan keterangan, kami mohon agar saksi ditetapkan sebagai tersangka, “ucap Eliza dalam persidangan yang kemudian dicatat oleh panitera.
Dilain waktu, Endang S salah satu pengurus Lembaga Pemuda Panca Marga Pasuruan, menyikapi kasus dugaan korupsi Dispora Kab Pasuruan, kepada Berita Patroli menerangkan,” Ya tidak ada maling yang mengaku dan berterus terang ngomong apa adanya, begitu juga dengan Heru saat saksi dalam persidangan itu seperti jempalak jempalik njelimet muter muter ketika ditanya hakim dan pengacara, kemudian perihal Munib selaku Kadisporanya yaaa sama ngeles dan menghindar tidak tanggung jawab diduga sering berbohong, padahal sering bohong itu namnya pembohong dan pembohong itu tidak layak jadi pejabat, gitu.” Terang Endang S.
( muin/hudi/endang/yani/tim )
