Hukum dan Kriminal
Komplotan Pemuda Bobol Warung di Tulungagung Diamankan Polisi

3 Komplotan pencuri warung diamankan
Tulungagung – Berita Patroli – Satreskrim Polres Tulungagung menangkap 3 pemuda spesialis bobol warung di Tulungagung. Polisi mengamankan barang bukti tabung gas LPG melon hingga linggis.
Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mujiatno mengatakan, 3 tersangka adalah SD (25) warga Desa Jambangan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri; MB (24) warga Desa/Kecamatan Bandung, Tulungagung; dan KE (26) warga Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung.
“Pelaku diduga melakukan pembobolan warung milik Pak Bagong di Desa Wates, Kecamatan Campurdarat,” kata Iptu Mujiatno, Senin (23/10/2023).
Penangkapan 3 pemuda tersebut berawal dari kasus pencurian dengan pemberatan di warung Bagong pada Selasa (26/9/2023) dini hari. Saat itu komplotan pelaku masuk ke dalam warung dengan mencungkil pintu menggunakan linggis kecil.
“SD dan MB bertugas sebagai eksekutor, dia masuk ke dalam warung dan mengambil sejumlah barang-barang, yaitu 4 HP, 18 bungkus rokok, uang tunai ratusan ribu, dan berbagai barang lainnya. Pelaku KE bertugas mengawasi situasi di luar,” ujarnya.
Dari proses penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi 3 pelaku tersebut. Dua pelaku SD dan MB ditangkap lebih dulu di rumahnya masing-masing, sedangkan KE sempat kabur dan menjadi buron.
“Tapi kemudian KE berhasil kami tangkap,” imbuhnya.
Mujiatno menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan sementara, 3 pelaku diduga juga melakukan aksi pembobolan di berbagai tempat lain di wilayah Kecamatan Campurdarat dan sekitarnya. Saat ini polisi masih melakukan upaya pengembangan.
Selain menangkap 3 pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 10 tabung gas LPG 3 kilogram, HP, 2 sepeda motor pelaku, jaket yang digunakan pelaku saat beraksi, serta linggis dan berbagai peralatan untuk membobol warung.
“Pelaku saat ini dilakukan penahanan dan dijerat pasal 363 KUHP,” jelas Mujiatno.
(Red)
