Razia
Satpol PP Amankan Belasan PSK dari Warung Remang-remang yang Masih Marak di Mojokerto

Dok. Istimewa
Mojokerto – Berita Patroli – Warung remang-remang yang menyediakan prostitusi di Kabupaten Mojokerto ternyata masih marak. Terbukti dalam razia di 5 warung remang-remang pada Rabu siang, Satpol PP Mojokerto telah menangkap belasan wanita pekerja seks komersial (PSK).
Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Mojokerto Zainul Hasan mengatakan bahwa razia itu menyasar 5 warung remang-remang yang ada di kawasan Gondang, Kutorejo, Jetis, Kemlagi, dan Dawarblandong. Sekilas setiap warung itu layaknya warung kopi biasa.
“Pengelola warung menyediakan kamar atau bilik untuk berbuat asusila. Para PSK mangkal di warung itu,” kata Zainul kepada wartawan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Rabu (20/9/2023).
Total sebanyak 19 wanita PSK berhasil ditangkap dalam razia siang tadi. Sebanyak 4 wanita dari warung remang-remang di Desa Centong, Kecamatan Gondang, 7 wanita dari Warung Randu di Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, dan 4 wanita dari warung Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi.
Kemudian ada 2 wanita PSK yang ditangkap dari warung di Dusun Sekiping, Desa/Kecamatan Dawarblandong, dan 2 wanita lainnya diamankan dari sebuah warung di Kutorejo.
“Ada yang kami tangkap saat melayani pria hidung belang di warung Jetis. Untuk tarifnya masih kami dalami,” terang Zainul.
Belasan PSK itu lantas dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto untuk menjalani pendataan. Selanjutnya, 19 wanita tersebut bakal dikirim ke UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita Kediri milik Dinas Sosial Jatim.
Tidak hanya itu, ujar Zainul, pihaknya akan menindak tegas para pemilik warung remang-remang karena menyediakan prostitusi. Para pemilik warung itu dinilai telah melanggar Perda Kabupaten Mojokerto nomor 2 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum.
“Dalam waktu dekat para pemilik warung kami sanksi dan kami edukasi agar membongkar warungnya secara mandiri,” tandasnya.
(Red)
