Hukum dan Kriminal
Ungkap Kasus Produksi dan Distribusi Miras Ilegal, Seorang Kakek Berusia 61 Tahun Diamankan

Seorang kakek berusia 61 tahun diamankan Polres Malang beserta BB berupa miras ilegal yang diproduksinya (Dok. Polres Malang)
MALANG – Berita Patroli – Polres Malang kembali mengungkap kasus produksi dan distribusi minuman keras ilegal di Kabupaten Malang. Ironisnya, bisnis miras skala rumahan itu dijalankan pelaku kakek-kakek yang sudah berusia 61 tahun.
Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih, mengatakan, tersangka yang diamankan berinisial S (61), warga Desa Bantur, Kecamatan bantur, Kabupaten Malang. Pelaku berhasil diamankan penyidik Unit Reskrim Polsek Gedangan pada Sabtu (23/3/2024) sekitar pukul 19.30 WIB.
“Produsen minuman keras ilegal yang berhasil diungkap ini adalah tersangka berinisial S,” ungkap Wakapolres Kompol Imam Mustolih di Polsek Gedangan, Selasa (26/3/2024).
Imam menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka terbukti secara aktif dan melanggar hukum dengan melakukan produksi minuman keras tanpa izin serta tidak memenuhi standar yang ditetapkan. Modus operandi yang digunakan meliputi produksi secara ilegal dan pemasaran di sekitar tempat tinggalnya.
Dalam penangkapan tersebut, sejumlah barang bukti yang disita termasuk 1 galon minuman keras jenis trobas, 1 galon kosong dengan kran air, 4 botol minuman keras jenis trobas.
Selain itu, perlengkapan produksi seperti wajan, dandang, selang suling, tungku kompor, serta berbagai jenis bahan baku miras juga turut diamankan dan dibawa ke Polsek Gedangan guna proses penyidikan.
Imam Mustolih mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk memberikan informasi terkait peredaran minuman keras ilegal atau produksi miras ilegal di wilayah mereka, yang akan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Kami terus berupaya dan terus bergerak untuk memastikan agar produsen minuman keras ini ditindak secara tegas. Kami juga menghimbau kepada semua lapisan masyarakat apabila ada informasi terkait peredaran minuman keras ilegal maupun produksi dari minuman kelas ilegal yang ada di wilayahnya segera di informasikan dan kami pastikan akan ditindak secara tegas sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku,” pungkasnya.
Dalam penangkapan tersebut, sejumlah barang bukti yang disita termasuk 1 galon minuman keras jenis trobas, 1 galon kosong dengan kran air, 4 botol minuman keras jenis trobas.
Selain itu, perlengkapan produksi seperti wajan, dandang, selang suling, tungku kompor, serta berbagai jenis bahan baku miras juga turut diamankan dan dibawa ke Polsek Gedangan guna proses penyidikan.
Imam Mustolih mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk memberikan informasi terkait peredaran minuman keras ilegal atau produksi miras ilegal di wilayah mereka, yang akan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Kami terus berupaya dan terus bergerak untuk memastikan agar produsen minuman keras ini ditindak secara tegas. Kami juga menghimbau kepada semua lapisan masyarakat apabila ada informasi terkait peredaran minuman keras ilegal maupun produksi dari minuman kelas ilegal yang ada di wilayahnya segera di informasikan dan kami pastikan akan ditindak secara tegas sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku,” pungkasnya.
(Red)
