Razia
Petugas Gabungan Sita 388 Rokok Ilegal dalam Razia di Sangkapura Bawean

Dok. Pemkab Gresik
Gresik – Berita Patroli – Upaya pemberantasan rokok ilegal terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Selain mensosialisasikan dan memberikan langsung bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT), pemerintah melalui Satpol PP Gresik melakukan razia rokok ilegal.
Razia tersebut digelar petugas Satpol PP Gresik dan Bea Cukai Gresik. Mereka menyasar toko kelontong yang menjual rokok di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik mulai Senin (16/10/2023) hingga Selasa (17/10/2023).
“Upaya pemberantasan rokok ilegal tanpa cukai terus kita lakukan. Tak hanya di Gresik daratan (Jawa). Sejumlah toko yang menjual rokok yang merugikan negara di Pulau Bawean yang masuk Gresik juga kita sasar,” kata Kasat Pol PP Gresik, Suprapto, kepada wartawan, Selasa (17/10/2023).
Suprapto menambahkan, dalam operasi yang dimulai pukul 08.00 WIB itu, petugas melakukan pemeriksaan secara cermat pada sejumlah toko dan warkop di sekitar wilayah ini. Alhasil, dari operasi tersebut petugas menemukan adanya sejumlah lokasi yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal.
“Ada 22 toko kelontong yang kita razia Selama dua hari ini. Kita temukan ada 9 toko yang menjual rokok ilegal,” tambahnya.
Suprapto menjelaskan saat petugas menyasar Toko Rafika di Desa Sidogedungbatu, petugas menemukan rokok ilegal tali jaya 270 bungkus, rokok 7 bintang 20 bungkus, Rokok Jheje 10 bungkus. Selanjutnya, petugas kembali menemukan rokok ilegal di Bawean Mart , Desa Sidogunungbatu 4 bungkus.
“Kemudian di Tioko Nila, Dusun Pamona kita kembali menemukan 8 bungkus, Toko Ibu Dewi 11 bungkus, Toko Sulaimah ada 31 bungkus, Toko Avita 7 bungkus, Toko Wahyu Dusun Daun 11 bungkus, Toko Zalfa 11 bungkus, dan Toko Ara 5 bungkus. Totalnya ada 388 bungkus rokok tanpa cukai yang dijual,” jelasnya.
Operasi ini juga melibatkan petugas dari Bea Cukai Gresik. Setelah menyita rokok-rokok tersebut, pihaknya langsung memberikan surat bukti penindakan kepada pemilik toko/warkop yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal. Untuk barang bukti ratusan rokok tanpa cukai tersebut diamankan oleh petugas Bea Cukai Gresik.
“Selain razia kita juga memberikan himbauan kepada pemilik toko/warkop yang sekaligus penjual rokok ilegal agar tidak mengulangi tindakan ilegal tersebut. Karena sangat jelas tidak ada manfaatnya,” imbuhnya.
Selama pelaksanaan operasi, situasi berjalan dengan tertib, lancar, dan aman terkendali, menunjukkan kerja sama yang baik antara petugas dan pemilik toko/warkop yang diperiksa. Dengan suksesnya operasi ini, ratusan bungkus rokok ilegal berhasil disita, dan langkah-langkah tegas telah diambil untuk mengendalikan peredaran rokok ilegal di Pulau Bawean.
“Kita berharap bahwa langkah-langkah ini akan membantu dalam memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah ini,” pungkasnya.
(Red)
