Hukum dan Kriminal
Gegara Minta Iphone tak Dituruti, ART di Surabaya Nekat Bobol Brankas Majikannya

Persidangan online ART Surabaya yang kuras harta di brankas majikannya gegara tak dibelikan iPhone
Surabaya – Berita Patroli – Asisten rumah tangga ini benar-benar ngelunjak. Dia minta HP iPhone ke majikannya. Sontak saja majikannya menolak.
Selanjutnya, dengan alasan tak dibelikan iPhone, ART itu nekat membobol brankas dan menguras perhiasan milik majikannya senilai ratusan juta.
Peristiwa itu terjadi Mei 2023 lalu di Apartemen Gunawangsa Tidar, Surabaya. Gegara tidak dibelikan iPhone, ART bernama Nur Halimah bersekongkol membobol brankas majikannya bersama ART lain bernama Luthfi Anggraeni.
Kini keduanya telah menjadi pesakitan. Sang majikan yang kesal melaporkan keduanya ke pihak berwajib hingga keduanya menjadi terdakwa dalam sidang perkara pencurian di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Pada saat persidangan, korban sekaligus majikan keduanya bernama Rena Dewi Hariyanto menyebutkan bahwa kedua ART-nya itu telah mencuri perhiasan emas dan logam mulia dari brankas miliknya senilai total Rp 212 juta.
“Kalau di total sekitar Rp 212 juta,” kata Rena dalam sidang yang berlangsung di Ruang Garuda PN Surabaya, Rabu (13/9/2023).

Rena Dewi Hariyanto, majikan yang brankasnya dikuras ART gegara enggan belikan iPhone.
Rena mengaku mulanya dirinya tidak tahu bila alasan pencurian itu karena ART-nya kesal tidak dibelikan iPhone. Rena akhirnya mengetahui alasan itu belakangan setelah melapor ke polisi.
“Dia (Nur Halimah) minta dibelikan iPhone, tapi tidak saya turuti, Pak. Akhirnya ya begitu, perhiasan saya yang ada di safety box (brangkas) dicuri,” ujarnya kepada majelis hakim.
Sehari-hari Halimah dan Anggraeni tinggal bersama Rena di apartemen tersebut. Karena itu Rena mulanya tidak mengira bahwa kedua terdakwa itulah yang membobol brankas miliknya.
Belakangan baru diketahui keduanya merencanakan strategi mencuri harta benda di dalam brankas itu ketika dirinya sedang pergi, dimulai dari mengambil kunci brankas di kamar.
Rena mengaku lalai. Tanpa sepengetahuan dirinya, kedua ART-nya itu melihat dirinya menaruh kunci di bawah televisi di kamarnya saat pintu kamar itu dalam keadaan terbuka.
(Red)
