Connect with us

Berita Patroli

Razia

Gegara ETLE, Polisi Tak Bisa Tilang Pembalap Liar di Surabaya

Momen polisi menggagalkan aksi balap liar di Surabaya (Foto: Istimewa)

Surabaya – Berita Patroli – Aksi balap liar masih saja terjadi di Surabaya. Padahal, imbauan dan penindakan terus digencarkan oleh polisi. Namun, penindakan tilang pada pembalap liar masih terkendala ETLE.

Beberapa jalan yang sering digunakan aksi balap liar yakni di Surabaya yakni di Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani, Jalan Adityawarman tepatnya di depan KPU Kota Surabaya hingga Jalan Mayjen Sungkono.

Yang membuat resah para pengguna jalan, mereka selalu menggeber gasnya di traffic light. Lalu ketika lampu hijau, mereka langsung tancap gas dan berlomba memacu kendaraannya.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman menegaskan, pihaknya tak henti melakukan penindakan dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kita terus melakukan sosialisasi, upaya preventif, kehadiran kita di lokasi. Kemudian kita eliminir dengan penindakan kendaraan-kendaraan yang diduga akan balap liar, biasanya knalpotnya brong,” ungkap Arif kepada wartawan, Senin (28/8/2023).

Arif menyebut, penindakan melalui ETLE statis akan dilakukan jika para pembalap masuk dalam jangkauan. Namun, hal ini masih menemui sejumlah kendalanya. Sebab, tidak semua persimpangan jalan di Kota Surabaya terpantau ETLE statis.

“Tidak semua di persimpangan, tidak semua di traffic light itu ada CCTV ETLE, namun CCTV biasa. Kalau CCTV biasa hanya menjadi petunjuk atau informasi bagi kita. Kalau penindakan tilang elektronik harus menggunakan CCTV ETLE. Kebetulan di jalan itu ada tapi di lokasi tertentu,” ungkap Arif Fazlurrahman.

Terkait hal itu, Sat Lantas Polrestabes Surabaya akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya agar bisa memperbanyak kamera ETLE di persimpangan jalan atau di traffic light.

“Kita akan berkoordinasi dengan Pemkot agar memperbanyak kamera ETLE, di lokasi-lokasi yang sering dilakukan kebut-kebutan. Karena hal itu merupakan fenomena sosial. Begitu kita hadir, mereka pilih tempat lain dan sebagainya,” ungkap Arif.

(Red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Razia

To Top