Connect with us

Berita Patroli

Hukum dan Kriminal

Terkait Kasus Mutilasi di Jombang, Polisi Terima Laporan 2 Orang Hilang

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto

Jombang – Berita Patroli – Satreskrim Polres Jombang menerima laporan 2 perempuan hilang. Sebelum tes DNA, keluarga orang hilang akan lebih dulu diklarifikasi untuk mencocokkan dengan ciri-ciri mayat wanita korban mutilasi.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto mengatakan laporan perempuan hilang pertama diterima Polsek Diwek pada 7 Juli 2023. Perempuan tersebut hilang sejak 4 Juli lalu.

Sedangkan laporan perempuan hilang kedua diterima Polsek Tembelang, Jombang 25 Juli 2023. Perempuan tersebut hilang sejak 3 Juli lalu. Selanjutnya, pihaknya akan mengklarifikasi keluarga perempuan yang hilang dalam pekan depan.

“Dari 2 laporan itu, nanti kami panggil keluarganya untuk klarifikasi terkait ciri-ciri. Barang kali ditemukan kesamaan perempuan yang hilang dengan jenazah (mayat wanita korban mutilasi) yang kami temukan,” terangnya kepada wartawan, Sabtu (12/8/2023).

Jika ciri-ciri salah seorang perempuan yang dilaporkan hilang mempunyai kemiripan minimal 75 persen dengan mayat wanita korban mutilasi, lanjut Aldo, barulah dilakukan tes DNA di Labfor Polda Jatim. Nantinya, DNA keluarga perempuan hilang akan dicocokkan dengan DNA mayat.

“Jika ada 75 persen kemiripan antara perempuan yang hilang dengan jenazah yang ditemukan, nanti kami akan ajukan ke Labfor untuk tes DNA,” jelasnya.

Aldo menambahkan pihaknya sudah menempuh sejumlah upaya untuk mengungkap identitas mayat wanita korban mutilasi. Ciri-ciri korban sudah disebarluaskan di Jombang. Pihaknya juga meminta bantuan Polda Jatim untuk menyebarkan lebih luas lagi.

“Kami sudah koordinasi dengan Polda untuk disebarkan ke jajaran polres Jatim dan juga nasional,” tandasnya.

Mayat korban mutilasi pertama kali ditemukan Sunawan (45) di saluran irigasi Dusun/Desa Japanan, Mojowarno, Jombang pada Jumat (4/8/2023) sekitar pukul 21.00 WIB. Ketika itu ia sedang mencari ikan menggunakan setrum.

Dua karung berisi mayat ditemukan bersebelahan di dasar saluran irigasi tersebut. Karung pertama berisi tangan kanan dan kiri, serta tulang selangka kanan dan kiri. Sedangkan karung kedua berisi bagian badan sampai kaki.

Kepala korban tidak ditemukan di dalam kedua karung. Mayat korban mutilasi itu dalam kondisi bugil atau tanpa busana. Ciri-cirinya berjenis kelamin perempuan, usia 25-35 tahun, tinggi badan 145-158 cm, rambut lurus sekitar 33 cm, serta kulit sawo matang.
(Red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum dan Kriminal

To Top