Hukum dan Kriminal
“Kasus Percobaan Pemerkosaan Istri Orang”, Proses Etik AKP Firamuddin Tetap Berjalan

Kabid Humas Polda NTT Kombes Ariasandy
Kupang – Berita Patroli – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan proses hukuman disiplin terhadap Kasat Lantas Polres Sikka AKP Firamuddin tetap berjalan, meski tindakan pidananya sudah berdamai dengan LM (45). Diketahui, Firamuddin melakukan percobaan pemerkosaan terhadap istri orang itu di salah satu gubuk di tengah kebun.
“Ia proses hukuman disiplin tetap berjalan walaupun pidananya sudah berdamai,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Ariasandy, Jumat (29/9/2023).
Ariasandy mengatakan laporan yang dibuat oleh LM itu ditindaklanjuti melalui proses pidana maupun tindakan disiplin pelanggaran kode etik Polri. Namun dalam perjalannya, kedua pihak berdamai untuk tindak pidananya dan dikuatkan dengan membuat surat pernyataan.
“Memang keduanya sudah berdamai untuk laporan pidananya. Namun secara internal, kemarin Propam Polres Sikka melaksanakan gelar sehingga ditentukan bahwa perbuatan pelaku melanggar disiplin,” terangnya.
Terkait hukuman disiplin yang akan diberikan, Ariasandy menyebut, tergantung besar kecil pelanggarannya seperti teguran tertulis, penempatan di tempat khusus, penundaan pendidikan dan penundaan kenaikan pangkat.
“Tapi nanti kita lihat dari hasil sidang disiplinnya seperti apa? Namun hasil gelar itu diduga terlapor melanggar hal-hal yang merugikan harkat dan martabat institusi Polri,” imbuhnya.
Percobaan pemerkosaan dilakukan Firamudin pada LM di Kelurahan Kota Uneng, Kamis (14/9/2023). LM berupaya melawan, tapi korban dilecehkan dan dipaksa berhubungan intim.
Firamudin dinonaktifkan dari jabatan sebagai Kasatlantas Polres Sikka. Sebelum itu, Propam Polres Sikka juga langsung memeriksa polisi itu.
(Red)
