Hukum dan Kriminal
Seorang Balita Dipaksa Tidur Selama 2 Bulan Di Kamar Mandi Sebelum Akhirnya Tewas Dianiaya

Foto: Lokasi kamar mandi yang jadi tempat tidur balita dan penyiksaan pasutri pengasuhnya di Sidoarjo (Dok. Istimewa)
Sidoarjo – Berita Patroli – Bambang Suprijono (49) dan Sriyati Indayani (43) resmi ditetapkan tersangka dan ditahan karena menganiaya balita yang diasuhnya hingga tewas. Polisi mengungkapkan kekejian kedua tersangka itu.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintaro mengungkapkan kedua tersangka menganiaya korban F yang masih berusia 2 tahun 10 bulan dengan berbagai cara.
Kekerasan ini dilakukan sejak orang tuanya A yang menitipkannya tidak lagi melakukan transfer uang upah pengasuhan sejak Maret 2023. Hal ini yang kemudian jadi pemicu melakukan kekerasan sejak Bulan Mei atau selama 3 minggu sebelum tewas.
Kusumo menambahkan kekerasan itu antara lain, korban digebuk dengan sapu lidi di bagian tangan, paha dan punggung. Ini dilakukan hanya karena korban makan sambil tidur-tiduran.
“Pada Jumat tanggal 26 Mei 2023 jam 15.30 WIB sewaktu pulang kerja melibat korban makan nasi sambil tidur kemudian dipukul mengenai paha kiri dengan penebah sebanyak 1 kali,” beber Kusumo, Rabu (31/5/2023).
Kemudian kekerasan lain adalah yakni memukul kepala dengan sikat cucian saat di kamar mandi. Alasannya juga sepele yakni korban sering bermain di kamar mandi.
Kemudian kekerasan lain adalah yakni memukul kepala dengan sikat cucian saat di kamar mandi. Alasannya juga sepele yakni korban sering bermain di kamar mandi.
“Sewaktu (tersangka) mencuci pakaian di kamar mandi, korban berbaring di kamar mandi dan disuruh bangun karena tidak mau kemudian dipukul pakai sikat cucian di bagian kepala satu kali dan sebelumnya juga pernah memukul dengan sikat di bagian kepala,” imbuh.
Korban juga kerap emosi dan melakukan penyiksaan saat korban sering buang air besar dan kecil di lantai. Pada saat ini biasanya tersangka menyuruh ke kamar mandi dengan pukulan tangan kosong. Karena korban berteriak, tersangka menambahkan dengan hantaman gayung di kepala dan punggung.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo juga mengungkapkan kedua tersangka bahkan diketahui menyuruh korban untuk tidur di kamar mandi selama 2 bulan ini. Atau sejak orang tuanya tak mengirim transfer upah pengasuhan.
“Korban ini disuruh tersangka tidur di kamar mandi sejak bulan Maret. Dan kalau tersangka keluar, dia (korban) dikunci dari luar,” beber Andaru.
Karena berbagai siksaan ini, korban akhirnya meninggal dunia pada Minggu (28/5) malam. Kedua tersangka lalu melaporkan dan mengarang cerita palsu ke ketua RT setempat.
Sebelumnya, seorang balita ditemukan meninggal di rumah pengasuhnya di Desa Masangan Kulon, RT 04 RW 02, Sukodono, Sidoarjo. Korban ditemukan meninggal saat ditinggal membeli makan oleh pengasuhnya.
Korban yakni F berusia 2 tahun 10 bulan. Sedangkan pengasuhnya adalah Bambang Suprijono (49) dan Sriyati Indayani (43) warga Surabaya yang menyewa rumah kos di Desa Masangan Kulon.
Karjani, Ketua RT 04 membenarkan kejadian balita meninggal tersebut di lingkungannya. Balita tersebut meninggal dan dilaporkan kepada dirinya pada Minggu (28/5) malam.
“Iya, benar itu malam sekitar 22.00 WIB. Pengasuhnya laporan momongannya (korban) meninggal,” kata Karjani kepada wartawan, Senin (29/5). (Red)
