Berita Nasional
Diduga karena tekanan batin, Suami Bunuh Istri dan Lukai Anak di Kabupaten Jombang,
Berita Patroli Jombang – Hampir Tiap Hari Mereka Cekcok info dari tetangga pelaku pembunuhan, Rumah yang menjadi lokasi pembunuhan dan penganiayaan suami kepada istri dan anak di Jombang.
Motif kasus pembunuhan dan penganiayaan terhadap istri dan anak yang dilakukan suami di Jombang, Jawa Timur (Jatim) masih belum terungkap. Tetangga sering mendengar pasangan suami istri ini sering adu mulut.
Hingga Sabtu (1/8/2020) jenazah korban Listianingsih yang dibunuh suaminya, Supaat masih disemayamkan di RSUD Jombang untuk diautopsi. Sementara putra pelaku, Noval (19) yang juga korban penganiayaan masih kritis. Korban telah dirujuk ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan lebih baik.

Rumah tempat pembunuhan yang dilakukan suami, korban yang ditebas lehernya adalah istri pelaku,motifnya karena pelaku cemburu kepada korban
Menurut tetangga korban, Kasiadi, warga tak menyangka jika pelaki tega menghabisi nyawa istri dan menganiaya anaknya. Selama ini, pelaku dikenal baik dalam bergaul dengan warga lain.
“Waktu kejadian, awalnya anaknya yang jadi korban minta tolong warga. Jadi warga langsung menolongnya,” katanya.
Dia mengatakan, sebelumnya Supaat baru saja pulang dari tempat kerjanya di Amerika pada lebaran lalu. Sejak kepulangannya, warga sering mendengar pasutri ini adu mulut.
“Hampir tiap hari adu mulut, tapi warga tidak tahu apa yang menyebabkan percekcokan keduanya,” katanya.
Kini rumah yang juga dijadikan toko gerabah di Desa Rejoslamet Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang dipasang garis polisi. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.
Sebelumnya, laki-laki di Jombang, Jawa Timur (Jatim) tega menganiaya anak dan juga istri, Jumat (31/7/2020) malam. Anak pelaku menderita luka parah sementara istri tewas.
Listianingsih ditemukan tewas di ruang tamu rumah, Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Sementara anaknya, Noval (19) dalam kondisi kritis sempat dilarikan IGD Rumah Sakit Kristen Mojowarno sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Jombang ( Wawan/Arinta/Khamim)
